January 29, 2008 by cahbagus

Telah meninggal dunia, mbah Abdul Kadir pada tanggal 1 Muharram 1428 H. Semoga Allah memberikan semua yang terbaik untuknya baik di alam kubur, hari pembalasan, hari perhitungan, sampai ke surga Mu yang paling baik. Semoga, mbah dijodohkan kembali sama Mama di Syurga nanti… amien.
Terima kasih mbah, buat semua hal yang kita alami… Terima kasih karena masih inget sama rifi sampai saat-saat kesehatan mbah bener2 drop, Terima kasih telah membesarkan Ummi yang melahirkan rifi, Terima kasih…
Rifi juga mohon maaf, kalau rifi pernah melakukan kesalahan yang menyakiti hati mbah… maafin ya mbah.
Posted in Current Affairs | No Comments »
January 23, 2008 by cahbagus
whats that suppose to mean anyway?
Bagi gw… segalanya! karena 19mm mewakili apa yang di sebut sebagai pewaris. Yup, itu adalah ukuran my future son/daughter… ^_^, Senangnya… sempet rada2 frustasi karena si jabang bayi seperti timbul tenggelam, pemeriksaan kemarin terlihat, kok yang selanjutnya nggak… aduh de… jangan bikin abi kamu khawatir dooong!.. ^o^,
Alhamdulillah, Allah bener2 memberikan rizki yang teramat mahal dan berharga, yaitu keturunan. Nggak perlu nunggu terlalu lama, dia akan segera lahir dalam waktu 7 bulan ke depan. Hmm… kira2 dia bakal seperti apa ya? hi5… kalo gw bilang sih… kalo cowok guanteng kayak bapaknya, kalo cewek cuantik kayak ibu nya doong, yah… emang kita berdua kalo di gabung bakal melahirkan keturunan yang Te O Pe ( Insya Allah.. ) ha5… narcis lagi… narcis lagi…
Harapan gw sih, nggak muluk muluk… semoga ummi nya sabar, dalam mengandung dan ngalamin segala efek samping nya, terus gw sebagai abi nya diberikan extra power… bwat support calon ummi dari anak2 gw… , Dan semoga… anak yang bakal dilahirkan nanti… pinter, cerdas, soleh/solehah, bisa membanggakan bagi agama, negara, orang tua serta keluarga…Amin.
Sempet di tanya ma temen, ” Lu siap nggak jadi bapak? “, jawaban gw sih… siap nggak siap harus siap! karena gw cuma nggak mau jadi egois, walaupun menikah belum sampe 3 bulan tapi “nikmatnya nikah” belum ngerasain 100% karena kehamilan calon ummi. Nggak apa-apa… yang penting, dengan begini… gw berharap Allah mengizinkan gw ngurusin anak sampe punya cucu…pengin liat cucu soalnya… T_T
Yah…. this is a writing that really doesnt have a meaning at all.. :p, cuma ungkapan hati seorang calon bapak yang bahagia karena melihat wujud calon anak walaupun cuma 19 mm !!!….
Posted in Current Affairs | No Comments »
January 23, 2008 by cahbagus
Dari sebuah percakapan pendek didalam perjalanan pulang ke-rumah, muncul sebuah istilah yang bisa di sebut aneh. yaitu ” Laki-laki itu kalo nggak brengsek, berarti gay! “. Otomatis gw terhenyak.. gw kan laki2!, di awal-awal statement itu keluar… gw ngedebat juga… paling gampang sih pake senjata andalan laki2… he5, apalagi kalo bukan lagunya Basofi Sudirman ” Tidak Semua Laki2…..” ha5.
Tapi, lawan bicara gw ini bilang, tetep aja… pasti ada minimal pikiran2 brengsek dalam laki2 baik juga. Sejenak terdiam juga gw, karena “pikiran2 brengsek” ini kok sepertinya terlalu..gimana ya, over react!. Yah… biar arah pembicaraan lari ke topik lain yang lebih asik, gw hanya ngangguk2 ajah.
Istilah “brengsek” atau katakanlah negative side of some one, baik yang masih berbentuk “pikiran/niat/bayang2/imajinasi” maupun yang sudah berbentuk “aksi/tindakan”, bukankah perempuan juga punya? apakah ini artinya kita laki2 juga bisa munculin istilah ” Perempuan kalo nggak brengsek, berarti lesbi! “.
Apapun itu, pastilah berakar dari kekecewaan yang teramat dalam terhadap lawan jenis. Dan yang membuat luka itu semakin parah sampe terjadi infeksi adalah, selain terjadi berulang kali tetapi juga tidak diobati! oleh karenanya lah hati menjadi “mati” dan tidak mau melihat hal2 positif dari banyak (hal ini) laki2 baik.
Ada seorang pacar dari teman baik, yang saking “mati” hatinya… sampai tidak mau menikah karena… traumatic experience tentang pernikahan. Jikalau “mati” nya hati ini terjadi pada seseorang, siapakah yang patut di persalahkan? tentu saja… si penderita, karena sebagai seorang dewasa ketika mengetahui tubuhnya terluka, tentu tau apa yang harus dilakukan bukan? minimal pergi ke dokter untuk diobati oleh yang ahli ( kalau nggak bisa ngobatin sendiri ). Tapi kebanyakan yang terjadi adalah, mereka mengharapkan obat itu datang dengan sendirinya, sehingga apa yang terjadi… obatnya nggak datang2 lukanya makin parah sehingga menyebabkan “kematian”.
Gw bukannya nggak pernah “di lukai” oleh lawan jenis, tapi Alhamdulillah gw berhasil recover sehingga hati gw nggak mati sama yang namanya perempuan…so, bagi kalian yang kadung “benci” sama lawan jenis… just wake up! karena “berhubungan” dengan lawan jenis itu adalah “sunnatullah”…
Posted in Philosophy | No Comments »